Berhenti Jadi Guru, Pria Ini Raup Cuan dari Batu Pijakan Taman - Berita Indonesia Terkini

Breaking

Slot Deposit Dana

Slot Deposit Dana
Crot4d

Senin, 29 April 2019

Berhenti Jadi Guru, Pria Ini Raup Cuan dari Batu Pijakan Taman


Jakarta - Berawal dari kegemarannya berkebun membuat Joni Martono mampu menghasilkan cuan dari bisnis batu pijakan taman (stepping stone). Pria yang pernah berprofesi sebagai guru seni rupa di SMP Yogyakarta ini merintis usahanya yang diberi nama Setapak 9 pada 2015.

Keinginannya membesarkan usaha yang juga merupakan hobinya membuat Joni rela melepas pekerjaannya sebagai guru. Alasannya, agar ia lebih fokus membesarkan bisnis Setapak 9.

"Awalnya saya kan aslinya guru seni rupa. Sekarang udah fokus, banyak lah namanya usaha kalau bercabang susah berkembang," tutur Joni kepada detikFinance, Senin (29/4/2019).

Awalnya, ia membuat pijakan taman menggunakan kelereng keponakannya yang ada dan tidak lagi digunakan. Percobaan awal ini ternyata tak berhasil membuat pijakan taman yang indah dan akhirnya Joni menggunakan material batu.



Menurutnya, pijakan taman tidak hanya sekadar batu. Ia menjadikan karyanya sebagai media untuk edukasi dan bermimpi.

Joni yang juga membuat wall decor atau hiasan dinding masih ingat betul pesanan pertama batu pijakan taman. Pesanan dari Malang, Jawa Timur ia ladeni.




Batu pijakan taman yang dibuat Joni memiliki diameter 30 cm dengan ketebalan 2 cm. Ini lebih tipis dibandingkan pijakan taman pada umumnya agar bobotnya tidak terlalu berat.

Saat ini, ada ratusan motif batu pijakan taman yang bisa dipesan di Setapak 9. Pembeli juga bisa memesan motif yang diinginkan alias custom kepada Joni.

"Saya memang 40% custom karena konsep saya dengan Setapak atau pijakan itu bisa mengingat atau mewujudkan cita-cita seseorang," tutur Joni.

Joni menceritakan proses pembuatan pijakan taman di Setapak 9. Pria yang tinggal di Yogyakarta ini menggunakan bahan utama semen dan juga batu alam. Batu kemudian dilapisi dengan resin agar lebih awet.








Sebelumnya, Joni mampu menjual pijakan taman sekitar 50 buah per bulannya. Batu tersebut ia sudah dikirim ke beberapa kota besar di Indonesia. Pijakan taman Setapak 9 dijual dengan harga Rp 150.000 per buahnya dengan keunggulan motif yang beragam serta bobotnya yang ringan dan kuat.

Dengan penjualan 50 buah per bulannya dan harga jual di kisaran kala itu Rp 70.000-90.000 per buah, Joni mengantongi omzet sekitar Rp 4,5 juta per bulannya. Meski tak banyak, Joni puas dengan usahanya tersebut.