Jakarta - Capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno siang ini akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebanyak 8 kompi aparat (satu kompi terdiri dari sekitar 100 sampai 120 personel-red) TNI-Polri akan melakukan pengamanan di gedung MK."Sekarang ini yang ada di kantor MK gabungan TNI-Polri ada 8 kompi," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5/2019).
Baca juga: Jelang Ajukan Gugatan ke MK, Sandiaga Merapat ke Kertanegara
Kombes Harry baru saja mendampingi Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat yang datang mengecek kesiapan pengamanan. Polri ingin menjamin semua siap agar situasi di ibu kota tetap kondusif.
"Personel kami dengan TNI dan Polri semua sudah melekat dari kemarin. Hari ini tadi dicek oleh pimpjnan baik kapolda untuk meyakinkan bahwa kesiapan personel-personel yang ada di kantor MK ini siap untuk melaksanakan antisipasi pengamanan," jelasnya.
Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan Siang Ini, 8 Kompi TNI-Polri Jaga Gedung MKJalan Medan Merdeka Barat menuju MK ditutup Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom
Kombes Harry mengatakan, seluruh kesiapan pengamanan sudah terencana dengan baik. Baik terhadap pihak Prabowo-Sandiaga yang akan datang ke MK, maupun terhadap massa yang mungkin saja akan menggelar aksi di sekitar gedung MK.
Baca juga: JK Apresiasi Prabowo Tempuh Jalur MK, Minta Pendukungnya Tenang
"Terkait aksi kami belum dapatkan laporan ya. kami di sini untuk melaksanakan pengamanan masyarakat atau pun caleg yang dan termasuk juga pilpres yang akan melakukan gugatan ke MK terkait sengketa pilkada atau pilpres," jelasnya.
"Terkait pengamanan penutupan Jalan Merdeka Barat ini kan sudah beberapa hari yang lalu terkait ada beberapa kegiatan aksi yang dilaksanakan di kantor Bawaslu sampai hati ini kami masih kami tutup kantor di Merdeka Barat," sambungnya.
Simak Juga 'Denny Indrayana: Sebelum Batas Waktu, Prabowo Ajukan ke MK':