New

Kendari - Situasi di Desa Gunung Jaya, Buton, Sulawesi Tenggara, semakin kondusif pascabentrok dan pembakaran 87 rumah. Meski begitu, personel Polda Sultra tetap siaga 1 berjaga di lokasi.
"Statusnya (personel) siaga 1," kata Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt saat ditemui di Mapolda Sultra, Jumat (7/6/2019).
Baca juga: Bentrok di Buton: Hangus Puluhan Rumah Usai Raungan Motor Dibalas Panah
Harry mengatakan status siaga untuk personel itu sesuai arahan Kapolda Sultra Brigjen Iriyanto. "Arahan Bapak Kapolda Sultra, kami melaksanakan siaga 1," ujarnya.
Status siaga 1 tersebut didukung dengan penambahan personel yang telah dikirimkan kembali pagi tadi. Sebanyak 47 gabungan Polda dan Brimob sudah dikirim.
Dia pun berharap agar masyarakat, khususnya warga di Desa Gunung Jaya dan Desa Sampoabalo bisa menahan diri. "Mudah-mudahan bisa menahan diri, jangan terus terpancing agar aktivitas bisa kembali berjalan seperti biasa," harapnya.
Baca juga: Korban Tewas Bentrok Warga di Buton Jadi 2 Orang, 8 Luka
Sebelumnya, korban tewas akibat bentrok dan pembakaran 87 rumah itu bertambah menjadi 2 orang. Sementara itu korban luka menjadi 8 orang.
"Yang meninggal sudah 2 orang, korban luka ada 8 orang," ujar Plt Kadis Kesehatan Buton, Djufri, Jumat (7/6).
Djufri mengatakan 2 orang meninggal itu disebabkan karena mengalami luka. Namun dia belum mengetahui penyebab luka apakah diakibatkan benda tajam atau anak panah.
(idh/idh)
http://crot4d.com/?ref=jojoperdana